Kasus Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Rawa Tembaga, Rekomendasi Pencopotan Diproses

Abdul Aziz

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait tindak lanjut kasus obat kedaluwarsa di Puskesmas Rawa Tembaga, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Hadi Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait tindak lanjut kasus obat kedaluwarsa di Puskesmas Rawa Tembaga, Kota Bekasi, Senin (17/8/2026).

SATUIN.COM, KOTA BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi meneruskan rekomendasi pencopotan Kepala Puskesmas Rawa Tembaga ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Rekomendasi tersebut berkaitan dengan kasus pemberian obat kedaluwarsa kepada pasien.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, mengatakan rekomendasi Komisi IV DPRD Kota Bekasi telah disampaikan untuk diproses sesuai ketentuan kepegawaian.

“Rekomendasi untuk Kepala Puskesmas Rawa Tembaga sudah kami ajukan ke BKPSDM,” kata Hadi, Senin (17/8/2026).

Menurut Hadi, Dinkes masih menunggu perkembangan dari BKPSDM. Sementara itu, teguran secara lisan dan tertulis telah diberikan kepada pihak terkait.

Baca Juga :  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Selain menangani kasus tersebut, Dinkes Kota Bekasi mengevaluasi penerapan standar operasional prosedur (SOP) di seluruh puskesmas.

Hadi mengatakan seluruh kepala puskesmas dan petugas farmasi telah dikumpulkan untuk mengingatkan kembali prosedur pemeriksaan obat, terutama memastikan obat yang diberikan kepada pasien belum melewati masa kedaluwarsa.

“Setiap obat yang diberikan kepada pasien harus diperiksa terlebih dahulu, termasuk tanggal kedaluwarsanya. Dalam kasus ini, prosedur tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Dinkes juga meminta kepala puskesmas memperkuat pengawasan terhadap seluruh petugas, mulai dari farmasi, perawat, bidan hingga dokter.

Baca Juga :  Kartini Hidup! Karnaval & Fashion Show SDN 01 Muktiwari Bikin Cibitung Meriah

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Kota Bekasi meminta tindak lanjut atas kasus tersebut. Anggota Komisi IV dari Fraksi PKB, Ahmadi Madong, menilai pengawasan obat harus diperkuat di seluruh puskesmas, bukan hanya di Rawa Tembaga.

“Kalau terjadi satu kali, tentu perlu dilihat sebagai kelalaian. Tetapi apabila kejadian serupa berulang, sistem pengawasannya juga harus dievaluasi,” kata Ahmadi.

Ia meminta pengawasan dilakukan mulai dari penyimpanan, pemeriksaan masa berlaku hingga distribusi obat kepada pasien.

Dengan diteruskannya rekomendasi ke BKPSDM, keputusan terkait jabatan Kepala Puskesmas Rawa Tembaga kini menunggu proses sesuai ketentuan kepegawaian.

 

(*)

Berita Terkait

Ibu Yaroh Sumringah Terima Beras 30 Kg, Bantuan Pemerintah Bikin Warga Lega
Kades Muktiwari Ungkap Dampak Bantuan Beras 30 Kg: Sangat Membantu Warga
18 Tim Meriahkan Karnaval Perdana RW 14 BCM, Romusha dan Budaya Minahasa Curi Perhatian
Jasamarga Transjawa Tol Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Cirebon
Lomba Mancing Meriahkan HUT ke-81 RI, Perumda Tirta Patriot Perkuat Kebersamaan
Tim Hukum Nyumarno Tegaskan Kliennya Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi
Semarak HUT RI ke-81, Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel Antar-OPD
Pilkades Muktiwari Terkendala Anggaran, BPD Khawatir Tahapan Mundur

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Ibu Yaroh Sumringah Terima Beras 30 Kg, Bantuan Pemerintah Bikin Warga Lega

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kades Muktiwari Ungkap Dampak Bantuan Beras 30 Kg: Sangat Membantu Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:34 WIB

18 Tim Meriahkan Karnaval Perdana RW 14 BCM, Romusha dan Budaya Minahasa Curi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Jasamarga Transjawa Tol Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Cirebon

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Tim Hukum Nyumarno Tegaskan Kliennya Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru