Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi: Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Gejolak Dunia

Abdul Aziz

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja bertindak sebagai Inspektur Upacara saat memimpin peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (1/6/2026). Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dan kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja bertindak sebagai Inspektur Upacara saat memimpin peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (1/6/2026). Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dan kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

SATUIN.COM, BEKASI – Di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia, disrupsi teknologi, hingga tantangan sosial yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Bekasi meneguhkan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai kebangsaan melalui peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila Tahun 2026.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan yang digelar di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (1/6/2026), menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak boleh dipandang sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman dan menjadi bintang penuntun dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar dr. Asep dalam amanatnya.

Menurutnya, Pancasila telah menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan Indonesia selama puluhan tahun, sekaligus menjadi pedoman dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Wawali Harris Bobihoe Kembali Menjenguk Korban Ledakan Cimuning

Lebih jauh, ia menekankan bahwa relevansi Pancasila saat ini tidak hanya terbatas pada kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia.

Di tengah ketidakpastian global yang ditandai konflik antarnegara, krisis kemanusiaan, hingga persaingan ekonomi internasional, nilai-nilai Pancasila dinilai mampu menjadi jangkar moral yang mengedepankan dialog, toleransi, serta penyelesaian konflik melalui musyawarah.

“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” tegasnya.

Dr. Asep juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki amanat konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Karena itu, Indonesia terus menunjukkan peran aktif melalui berbagai misi perdamaian internasional.

Menurutnya, kontribusi Indonesia dalam pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan merupakan bentuk nyata pengamalan sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Bekasi juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda yang dinilai memiliki peran strategis sebagai penjaga masa depan bangsa.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Dukung Penuh Program Jaksa Mandiri Pangan untuk Ketahanan Nasional

Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya memahami Pancasila secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya melalui tindakan nyata dalam kehidupan sosial, pendidikan, dunia kerja, hingga aktivitas di ruang digital.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hidup dalam perilaku sehari-hari dan menjadi pedoman dalam setiap tindakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi sosial dengan terus melawan berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, ujaran kebencian, serta penyebaran informasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, tantangan era digital saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk semakin bijak dalam bermedia sosial dan menjaga ruang publik agar tetap sehat, damai, serta produktif.

Mengakhiri amanatnya, dr. Asep mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan dan tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religius, semangat persatuan, serta nilai-nilai kemanusiaan. Dengan Pancasila sebagai pedoman, kita optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan dan mewujudkan Indonesia yang maju, adil, serta berdaya saing global,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ibu Yaroh Sumringah Terima Beras 30 Kg, Bantuan Pemerintah Bikin Warga Lega
Kades Muktiwari Ungkap Dampak Bantuan Beras 30 Kg: Sangat Membantu Warga
18 Tim Meriahkan Karnaval Perdana RW 14 BCM, Romusha dan Budaya Minahasa Curi Perhatian
Jasamarga Transjawa Tol Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Cirebon
Lomba Mancing Meriahkan HUT ke-81 RI, Perumda Tirta Patriot Perkuat Kebersamaan
Tim Hukum Nyumarno Tegaskan Kliennya Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi
Semarak HUT RI ke-81, Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel Antar-OPD
Pilkades Muktiwari Terkendala Anggaran, BPD Khawatir Tahapan Mundur

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Ibu Yaroh Sumringah Terima Beras 30 Kg, Bantuan Pemerintah Bikin Warga Lega

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kades Muktiwari Ungkap Dampak Bantuan Beras 30 Kg: Sangat Membantu Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:34 WIB

18 Tim Meriahkan Karnaval Perdana RW 14 BCM, Romusha dan Budaya Minahasa Curi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Jasamarga Transjawa Tol Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Cirebon

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Tim Hukum Nyumarno Tegaskan Kliennya Masih Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru