SATUIN.COM, JAKARTA – Kinerja PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali mendapat pengakuan di tingkat regional. Operator jalan tol terbesar di Indonesia ini berhasil masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026 dan menempati peringkat ke-180, sekaligus melanjutkan tren kenaikan posisi selama tiga tahun berturut-turut.
Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Jasa Marga dalam memperkuat fundamental bisnis, menjaga kinerja keuangan, serta menjalankan transformasi berkelanjutan di tengah dinamika industri infrastruktur dan transportasi.
Berdasarkan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500, posisi Jasa Marga terus mengalami peningkatan. Pada 2024 perusahaan berada di peringkat ke-213, naik ke posisi ke-184 pada 2025, dan kembali melesat ke peringkat ke-180 pada tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, dalam ajang Fortune Southeast Asia 500 Award yang berlangsung di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Masuknya Jasa Marga kembali dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026 merupakan pengakuan internasional atas upaya perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental bisnis, serta menjalankan transformasi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rivan.
Menurutnya, pencapaian ini semakin memperkokoh posisi Jasa Marga sebagai pemimpin industri jalan tol nasional sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan melalui berbagai inovasi.
Sepanjang tahun 2025, Jasa Marga membukukan kinerja keuangan yang solid dengan mempertahankan core profit sebesar Rp3,7 triliun. Perseroan juga mencatat EBITDA sebesar Rp13,3 triliun dengan EBITDA Margin mencapai 67 persen.
Tidak hanya dari sisi keuangan, transformasi digital juga menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan perusahaan. Jasa Marga terus mengembangkan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), mengoptimalkan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan, serta meningkatkan kualitas layanan di Travoy Rest guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan tol.
Sepanjang 2025, jaringan jalan tol Jasa Marga Group melayani sekitar 1,31 miliar transaksi kendaraan dengan rata-rata volume lalu lintas harian mencapai 3,58 juta kendaraan.
Tingginya aktivitas pengguna tersebut turut diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Hal itu tercermin dari nilai Customer Satisfaction Index (CSI) 2025 yang mencapai 5,13 dari skala 6 atau masuk kategori “Puas”.
Sebagai operator jalan tol pertama dan terbesar di Indonesia, hingga akhir 2025 Jasa Marga Group telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.294 kilometer dari total konsesi 1.736 kilometer. Angka tersebut merepresentasikan sekitar 42 persen pangsa pasar jalan tol nasional.
Masuknya Jasa Marga dalam Fortune Southeast Asia 500 selama tiga tahun berturut-turut menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan pelat merah ini tidak hanya mampu mempertahankan dominasi di pasar domestik, tetapi juga semakin diperhitungkan di tingkat Asia Tenggara.
Dengan strategi transformasi berkelanjutan, penguatan layanan digital, dan kinerja keuangan yang sehat, Jasa Marga optimistis dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus memberikan manfaat bagi pengguna jalan, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.
(*)











