Tol Solo–Yogyakarta–Kulonprogo Hadirkan Perjalanan Lebih Cepat, Aman, dan Terkoneksi

Abdul Aziz

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, saat meninjau langsung operasional Segmen Klaten–Prambanan Jalan Tol Solo–Yogyakarta. Jalur ini kini resmi beroperasi dan jadi penghubung vital antarwilayah.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, saat meninjau langsung operasional Segmen Klaten–Prambanan Jalan Tol Solo–Yogyakarta. Jalur ini kini resmi beroperasi dan jadi penghubung vital antarwilayah.

SATUIN.COM, NASIONAL – Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) terus menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan. Salah satu buktinya adalah telah beroperasinya Segmen Klaten–Prambanan sepanjang 7,85 km mulai 2 Juli 2025, tanpa dikenakan tarif.

Jalur ini menjadi penghubung penting antara jaringan tol Trans Jawa dengan pusat aktivitas masyarakat di kawasan Solo dan Yogyakarta. Dampaknya langsung terasa: waktu tempuh Solo–Yogyakarta yang sebelumnya mencapai 1,5 jam kini bisa dipangkas menjadi sekitar 30 menit lewat tol ini. Efisiensi perjalanan pun meningkat drastis, terutama saat libur panjang atau jam sibuk.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menyebut pengoperasian segmen ini bukan hanya menambah panjang jalan tol yang aktif, tapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna jalan.

“Kami melihat langsung antusiasme masyarakat saat jalur ini difungsikan secara fungsional pada libur Natal–Tahun Baru dan Idulfitri 2025. Kini segmen Klaten–Prambanan resmi beroperasi, menjadi akses vital ke Yogyakarta maupun Solo. Ini bentuk nyata dukungan terhadap mobilitas warga dan pertumbuhan kawasan Joglosemar,” ujarnya.

Rivan juga menjelaskan bahwa tol ini telah melalui uji laik fungsi dan uji laik operasi oleh Kementerian PUPR dan lembaga terkait. Hasilnya, tol dinyatakan layak dan telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 17 Juni 2025, disusul dengan SK Pengoperasian oleh Menteri PUPR pada 30 Juni 2025.

Baca Juga :  Rutilahu Ubah Hidup Warga Jayabakti: Dari Bilik Rapuh Jadi Rumah Kokoh

Selain mempercepat waktu tempuh, jalan tol ini juga berhasil membantu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jalan nasional Klaten–Prambanan. Bahkan selama masa uji coba, lonjakan volume kendaraan dapat ditampung dengan baik. Kehadiran Gerbang Tol Prambanan juga memberikan opsi rute baru yang lebih lancar bagi pengguna jalan.


Langkah Strategis Jasa Marga: Konsolidasi PT JMJ Perkuat Sinergi dan Laporan Keuangan

Dalam laporan keterbukaan informasi tertanggal 24 Juli 2025, Jasa Marga mengumumkan penyelesaian adendum perjanjian pemegang saham (SHA) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk di PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ). Dengan adendum ini, PT JMJ kini tercatat sebagai entitas konsolidasi dalam laporan keuangan Jasa Marga, sesuai standar akuntansi keuangan yang berlaku.

Baca Juga :  Kabupaten Bekasi Masuk 5 Besar Nasional KKS 2025, Wakil Bupati Tegaskan Target Juara

Penyesuaian tersebut dilakukan tanpa mengubah struktur kepemilikan atau transaksi saham. Seluruh ketentuan dalam SHA tetap dijalankan seperti biasa, dengan arah pengembangan bisnis dan kebijakan operasional yang tetap disinergikan oleh seluruh pemegang saham.

“Konsolidasi ini mencerminkan sinergi dan keselarasan visi antar pemegang saham. Ini juga menunjukkan komitmen kami terhadap transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan bisnis di sektor jalan tol,” ujar Rivan.

Jalan Tol Jogja–Solo yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) juga berperan penting dalam mendukung distribusi logistik dan membuka akses ke berbagai potensi ekonomi lokal seperti pariwisata, UMKM, dan industri kreatif di sepanjang koridor Solo–Yogyakarta–Kulonprogo.

Hingga akhir Juli 2025, progres konstruksi Segmen Prambanan–Purwomartani telah mencapai 78,90%, sementara pembebasan lahannya hampir rampung di angka 99,50%. Jasa Marga optimistis segmen ini bisa beroperasi hingga Gerbang Tol Kalasan pada 2026 mendatang.

Dengan konektivitas penuh dari Solo hingga Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA), jalan tol ini akan semakin mengokohkan perannya sebagai pendorong utama mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. (*)

Berita Terkait

Libur Imlek, Jasa Marga Catat Peningkatan Total Volume Lalin di Ruas Tol Regional Nusantara
Sebanyak 378 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Libur Tahun Baru Imlek 2026
H-4 Libur Tahun Baru Imlek 2026, 39 Ribu Kendaraan Melintas di GT Cikampek Utama
Pengunjung IIMS 2026 Langsung SPK The All New Carens Usai Test Drive, Ini Alasannya
Sekda Kota Bekasi Sepakati Perubahan Permendagri 36/2015 tentang Batas Bekasi–Jakarta Timur
Bukan Sekadar Dipajang, Kia Sonet Tunjukkan Standar Baru Compact SUV Urban di IIMS 2026
Damkar DKI dan Rano Karno Meriahkan Automotive Hero Day IIMS 2026
Evita Nursanty Desak Menteri ESDM Tak Tebang Pilih Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:27 WIB

Libur Imlek, Jasa Marga Catat Peningkatan Total Volume Lalin di Ruas Tol Regional Nusantara

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:59 WIB

Sebanyak 378 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Libur Tahun Baru Imlek 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:11 WIB

H-4 Libur Tahun Baru Imlek 2026, 39 Ribu Kendaraan Melintas di GT Cikampek Utama

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:56 WIB

Pengunjung IIMS 2026 Langsung SPK The All New Carens Usai Test Drive, Ini Alasannya

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:12 WIB

Sekda Kota Bekasi Sepakati Perubahan Permendagri 36/2015 tentang Batas Bekasi–Jakarta Timur

Berita Terbaru