Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Target Tekan Pengangguran

Abdul Aziz

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe dukung pelatihan vokasi nasional 2026. Menaker Yassierli sebut 50 persen peserta dijamin terserap kerja di industri.

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe dukung pelatihan vokasi nasional 2026. Menaker Yassierli sebut 50 persen peserta dijamin terserap kerja di industri.

Kota Bekasi, Satuin.com – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyambut baik pelaksanaan Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 yang digelar di Gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBVP) Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Bekasi, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dan diikuti ribuan peserta baik secara langsung maupun daring.

Abdul Harris Bobihoe menilai program pelatihan vokasi nasional ini menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja yang cakap dan profesional, sekaligus menekan angka pengangguran.

Baca Juga :  Anen Cerdik Parwoto Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon BPD Desa Muktiwari

“Kami menyambut baik terselenggaranya program pelatihan ini. Diharapkan dapat mencetak tenaga kerja yang kompeten dan profesional, serta mampu menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan sebagian peserta pelatihan memiliki peluang besar untuk langsung terserap di dunia industri.

“Yang paling penting, 50 persen dari peserta yang mengikuti kick-off hari ini, baik offline maupun online, sudah ada jaminan untuk bekerja,” kata Yassierli.

Baca Juga :  UPTD RPH Jatimulya Pastikan Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha Sesuai Standar Halal dan Kesehatan

Ia juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan maksimal, mulai dari menyerap ilmu hingga membangun jejaring dengan instruktur yang memiliki koneksi di dunia industri.

“Belajar dengan sungguh-sungguh hingga memperoleh sertifikat, serta gali pengalaman dari para instruktur yang memiliki jejaring luas di industri,” tutupnya.

Program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia serta mendukung kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.

(*)

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Terlapor Bantah Tuduhan
SPB Perketat Pengawasan Jaringan Gas di Rawalumbu, Utamakan Keselamatan dan Keandalan Layanan
Menuju Kota HAM, Bekasi Siapkan Langkah Besar untuk Wujudkan Kota yang Lebih Nyaman dan Inklusif
Diduga Kuasai Dana Miliaran Rupiah, Kades Sarimukti dan Rekannya Dilaporkan ke Polisi
Geger! Bazar Ikan Bekasi Jadi Senjata Lawan Stunting, UMKM Olahan Laut Meledak Diminati Warga
Heboh! Kejari Kota Bekasi Musnahkan Barang Bukti 164 Perkara, Ganja 10 Kg hingga Ratusan Ribu Rokok Ilegal Lenyap
Kemenag Perkuat Sinergi Zakat untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan di Jawa Tengah
Kemenag Dorong Penyuluh Agama Jadi Influencer Kebaikan di Media Sosial

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:27 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Terlapor Bantah Tuduhan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:21 WIB

SPB Perketat Pengawasan Jaringan Gas di Rawalumbu, Utamakan Keselamatan dan Keandalan Layanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menuju Kota HAM, Bekasi Siapkan Langkah Besar untuk Wujudkan Kota yang Lebih Nyaman dan Inklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00 WIB

Diduga Kuasai Dana Miliaran Rupiah, Kades Sarimukti dan Rekannya Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:23 WIB

Geger! Bazar Ikan Bekasi Jadi Senjata Lawan Stunting, UMKM Olahan Laut Meledak Diminati Warga

Berita Terbaru