IEE Series 2026 Satukan Industri Energi dan Engineering Menuju Transformasi Industri

Abdul Aziz

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[Ki-Ka] Ahmad Syauki (Sekjen PJCI), Hendra Suryakusuma (Chairman IDPRO), Bambang Tjahjono (Direktur Eksekutif ASPINDO), Moshe Rizal (Komite Investasi ASPERMIGAS), Dudung Maulana (Sekjen AP3I), dan Teddy Setiabudi dalam konferensi pers Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di Jakarta.

[Ki-Ka] Ahmad Syauki (Sekjen PJCI), Hendra Suryakusuma (Chairman IDPRO), Bambang Tjahjono (Direktur Eksekutif ASPINDO), Moshe Rizal (Komite Investasi ASPERMIGAS), Dudung Maulana (Sekjen AP3I), dan Teddy Setiabudi dalam konferensi pers Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di Jakarta.

SATUIN.COM, JAKARTA – Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 akan memasuki rangkaian utama di Jakarta setelah sebelumnya hadir di Balikpapan dan Surabaya. Pameran industri ini dijadwalkan berlangsung melalui Energy Week pada 2–5 September 2026 dan Engineering Week pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

IEE Series 2026 menargetkan lebih dari 75.000 trade attendees dengan melibatkan lebih dari 2.000 perusahaan dari 39 negara/wilayah. Total area pameran mencapai lebih dari 108.000 meter persegi, termasuk pemanfaatan hall baru untuk penyelenggaraan Engineering Week.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan peningkatan skala IEE Series menunjukkan tingginya kebutuhan industri terhadap ruang pertemuan yang mempertemukan pelaku usaha, penyedia teknologi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Skala penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bagaimana IEE Series terus berkembang sebagai platform pertemuan bagi berbagai pelaku industri,” ujar Hanung.

Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, IEE Series 2026 menghadirkan 10 platform pameran yang mencakup sektor energi, ketenagalistrikan, baterai, infrastruktur digital, konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, pengelolaan air, metalurgi, hingga manajemen kebencanaan dan perlindungan sipil.

Menurut Hanung, transformasi industri tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produktivitas, tetapi juga penggunaan teknologi untuk memperkuat efisiensi, keselamatan, pengelolaan lingkungan, dan keberlanjutan operasional.

“Penerapan teknologi tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga untuk mendukung aspek keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan operasional,” katanya.

Energy Week Fokus Energi dan Infrastruktur Digital

Rangkaian pertama, Energy Week, akan berlangsung pada 2–5 September 2026. Agenda ini menghadirkan empat hybrid stages, 21 sesi seminar, 73 thought leaders, serta dukungan dari 12 asosiasi.

Baca Juga :  NIVEA MEN x Real Madrid Rilis Deodorant Edisi Terbatas, Tahan Bau Hingga 72 Jam

Energy Week mempertemukan Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia. Ketiganya membawa fokus pada perkembangan ketenagalistrikan, teknologi baterai dan penyimpanan energi, serta infrastruktur digital.

Keterhubungan ketiga sektor tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem energi yang andal dan efisien, termasuk untuk mendukung elektrifikasi dan pertumbuhan ekonomi digital.

Engineering Week Hadirkan Lintas Sektor Industri

Setelah Energy Week, IEE Series 2026 berlanjut melalui Engineering Week pada 9–12 September 2026.

Pekan kedua ini menghadirkan enam hybrid stages, 26 sesi seminar, 206 thought leaders, serta dukungan dari 49 asosiasi.

Engineering Week akan menghadirkan Construction Indonesia, Concrete Show South-East Asia–Indonesia, Mining Indonesia, Oil & Gas Indonesia, Water Indonesia, ADEXCO (Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference), serta GIFA & METEC Indonesia sebagai special co-located exhibitions.

Sejumlah sektor tersebut saling terhubung melalui teknologi dan solusi yang mendukung pembangunan infrastruktur, pertambangan, energi, manufaktur, pengelolaan air, hingga ketahanan terhadap bencana.

Kehadiran Shandong Heavy Industry (SDHI) Group sebagai Platinum Sponsor juga memperkuat keterlibatan industri alat berat dan engineering equipment dalam Engineering Week.

Selain pameran, pengunjung akan dapat melihat lebih dari 100 product displays alat berat yang digunakan untuk mendukung kebutuhan konstruksi, pertambangan, dan berbagai sektor engineering.

Perkuat Knowledge Hub Industri

IEE Series 2026 juga menempatkan program edukasi dan pertukaran pengetahuan sebagai bagian penting dari penyelenggaraan.

Baca Juga :  Jasa Marga Hadirkan Aplikasi Travoy di Jakarta Marketing Week 2026

Selama dua pekan, terdapat total 47 sesi seminar yang melibatkan 279 thought leaders dari berbagai sektor industri.

Program tersebut mencakup seminar, forum industri, diskusi, business matching, serta berbagai agenda thought leadership yang membahas perkembangan teknologi dan tantangan industri.

Sejumlah asosiasi yang terlibat antara lain Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO), Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO-IMSA), Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (ASPERMIGAS), Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), serta Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).

Hanung mengatakan keterlibatan berbagai asosiasi diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antarindustri.

“Setiap asosiasi membawa perspektif dan kebutuhan dari sektor masing-masing. Ketika perspektif tersebut dipertemukan, peluang untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan solusi, serta membangun kolaborasi lintas industri menjadi lebih besar,” ujarnya.

Melalui tema “Sustainability for Industrial Transformation”, IEE Series 2026 menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari proses transformasi industri.

Fokus tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, efisiensi energi dan operasional, penguatan infrastruktur, peningkatan produktivitas manufaktur, serta pembangunan sistem industri yang lebih adaptif dan tangguh.

Pamerindo Indonesia mengajak pelaku industri, perusahaan, asosiasi, pemerintah, akademisi, investor, dan profesional untuk berpartisipasi dalam IEE Series 2026 di JIExpo Kemayoran.

Selain pameran teknologi dan produk industri, pengunjung juga dapat mengikuti konferensi, seminar, business matching, serta forum industri untuk memperluas jejaring dan membuka peluang bisnis serta kolaborasi.

 

(*)

Berita Terkait

Hilirisasi Logam Digenjot, GIFA-METEC Indonesia 2026 Hubungkan Industri dari Hulu ke Hilir
Pemprov DKI: Jakarta Fair Jadi Ikon Budaya dan Kebanggaan Warga Jakarta
Makin Moncer! Jasa Marga Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbesar Asia Tenggara Tahun 2026
Jasa Marga Tuntaskan Perbaikan Perkerasan Ruas Tol Jagorawi dan Proses Klaim Pengguna Jalan
Tercatat 180 Ribu Kendaraan Masuk Tiga Ruas Tol di Hari Pertama Libur Panjang
Antusiasme Masyarakat Libur Panjang Hari Buruh, 71 Ribu Kendaraan Dominasi Arah Timur di GT Cikampek Utama
Jasa Marga Catat Kinerja Positif Kuartal I 2026, Pendapatan Tembus Rp5,1 Triliun
Jasa Marga Hadirkan Aplikasi Travoy di Jakarta Marketing Week 2026

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:54 WIB

IEE Series 2026 Satukan Industri Energi dan Engineering Menuju Transformasi Industri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Hilirisasi Logam Digenjot, GIFA-METEC Indonesia 2026 Hubungkan Industri dari Hulu ke Hilir

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:24 WIB

Pemprov DKI: Jakarta Fair Jadi Ikon Budaya dan Kebanggaan Warga Jakarta

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:11 WIB

Makin Moncer! Jasa Marga Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbesar Asia Tenggara Tahun 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:06 WIB

Jasa Marga Tuntaskan Perbaikan Perkerasan Ruas Tol Jagorawi dan Proses Klaim Pengguna Jalan

Berita Terbaru