BEKASI, SATUIN – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) terus berbenah. Salah satu upayanya dilakukan di Flyover Tegal Gede yang saat ini tengah direhabilitasi, sekaligus dipercantik dengan pengecatan parapet dan railing jembatan.
Langkah ini dilakukan untuk menambah kenyamanan pengendara serta memperpanjang usia pakai jembatan. Sebelumnya, flyover tersebut telah diperbaiki pada bagian sambungan dengan menggunakan metode asphaltic plug—bahan elastis yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap pergerakan struktur jembatan.
“Metode asphaltic plug ini kami pilih karena tidak hanya mengikuti pergerakan struktur jembatan, tapi juga membuat permukaan sambungan lebih halus dan nyaman dilintasi,” jelas Sekretaris Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, Denny Rusnandi, Selasa (27/05/2025).
Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada permukaan lantai jembatan melalui proses grouting, lalu dilanjutkan dengan pengecatan parapet dan railing agar tampil lebih segar dan menarik.
Lebih Kuat, Lebih Cantik
Menurut Denny, sebelumnya sambungan Flyover Tegal Gede masih menggunakan material besi siku yang menyebabkan permukaan bergelombang, mudah rusak, dan kurang nyaman bagi pengguna jalan. Kini, struktur jembatan diperbaiki menyeluruh demi keamanan dan kenyamanan bersama.
“Setelah perbaikan sambungan dan permukaan jembatan, tahap selanjutnya adalah pengecatan parapet dan railing. Kami juga akan menambahkan marka jalan agar tampilan flyover makin rapi,” ujarnya.
Penutupan Sementara Hingga 31 Mei
Selama proses rehabilitasi berlangsung, akses Flyover Tegal Gede ditutup sementara hingga 31 Mei 2025. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum 26 Juni 2025.
“Kami upayakan bisa selesai lebih cepat dari jadwal. Nanti saat flyover dibuka kembali, masyarakat bisa langsung merasakan perubahannya,” kata Denny optimis.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Denny juga mengimbau warga yang melintas di kawasan Kalimalang untuk sementara menghindari flyover dan menggunakan jalur alternatif. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas publik dari aksi vandalisme.
“Setelah perbaikan selesai, kami juga akan lakukan pembersihan sebelum pengecatan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses ini, karena memang ada beberapa titik pekerjaan jalan yang sedang berjalan,” tutupnya.
Melalui rehabilitasi ini, Pemkab Bekasi berharap Flyover Tegal Gede tak hanya lebih awet, tetapi juga tampil sebagai infrastruktur kebanggaan daerah yang mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat.











