SATUIN.COM, BEKASI – Tim atletik Kabupaten Bekasi mencatatkan prestasi membanggakan dengan tampil sebagai Juara Umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jateng Open 2025, yang juga menjadi ajang Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah.
Bertanding di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, pada 3–5 Juli 2025, para atlet Kabupaten Bekasi sukses membawa pulang enam medali emas dan dua perak, menempatkan kontingen ini di puncak klasemen akhir. Capaian ini mengungguli Kota Salatiga di posisi kedua dengan 5 emas, 4 perak, dan 3 perunggu, serta PASI DKI Jakarta di peringkat ketiga dengan 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bekasi, Farrel Octaviandi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap hasil kerja keras para atlet dan pelatih.
“Kabupaten Bekasi menurunkan 14 atlet dan berhasil keluar sebagai juara umum pada kejuaraan tingkat nasional ini. Ini pencapaian luar biasa,” ujar Farrel, Sabtu (5/7/2025).
Kejurnas Jateng Open 2025 sendiri diikuti oleh sekitar 900 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk atlet Pelatnas dan Pelatda dari berbagai provinsi, yang membuat persaingan berlangsung sangat ketat.
“Limit waktu dan catatan kecepatan para peserta sudah kelas nasional. Prestasi ini adalah bukti dari pembinaan yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.
Tim Kabupaten Bekasi mulai memimpin klasemen pada hari kedua kejuaraan, Jumat (4/7/2025), setelah menggeser Kota Salatiga dari posisi puncak. Di hari yang sama, mereka juga menambah dua medali perak, memastikan keunggulan mereka hingga akhir pertandingan.
“Sempat terjadi persaingan sengit. Papua bahkan sempat naik ke posisi kedua. Tapi para atlet kami mampu menjaga fokus hingga pertandingan terakhir,” kenang Farrel.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi modal penting menjelang ajang Kejurnas berikutnya, di mana Kabupaten Bekasi akan mewakili Jawa Barat.
“Kami optimistis bisa tampil maksimal pada Kejurnas mendatang. Ini juga bagian dari persiapan menuju Porprov Jawa Barat 2026,” ucapnya.
Farrel menambahkan bahwa keikutsertaan dalam ajang seperti ini sekaligus menjadi sarana try out untuk meningkatkan jam terbang dan mental bertanding para atlet binaan.
“Semakin sering mereka bertanding, makin matang mereka menghadapi event besar. Kami akan terus mendampingi mereka untuk hasil terbaik,” pungkasnya.











