BEKASI, SATUIN.COM – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Bekasi. Sebanyak 13 siswa dari SMK Pusat Keunggulan (PK) Budi Perkasa, Kecamatan Tambun Selatan, secara resmi dilepas Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, untuk menjalani program magang di Jepang, Rabu (28/05/2026).
Tak hanya melepas para siswa, momen ini juga bertepatan dengan peresmian program Teaching Factory (TEFA) di sekolah tersebut — sebuah program yang dirancang untuk mendekatkan siswa dengan dunia industri nyata.
Wabup Asep tak menyembunyikan rasa bangganya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa sekolah ini yang mampu menghantarkan siswanya ke level internasional.
“Saya sangat apresiasi pencapaian ini. Bisa memberangkatkan 13 siswa magang ke Jepang, ini luar biasa. Semoga jadi inspirasi buat adik-adik kelasnya dan siswa-siswa lain di Bekasi,” ujar Asep.
Menurutnya, implementasi TEFA adalah langkah strategis dalam mencetak lulusan SMK yang siap kerja, berjiwa wirausaha, dan punya kompetensi sesuai kebutuhan industri.
“Siswa yang sudah dilatih dengan baik, punya skill, mental kuat, dan attitude positif akan lebih mudah masuk ke dunia kerja. Apalagi perusahaan-perusahaan di Bekasi sangat membutuhkan tenaga kerja siap pakai,” jelasnya.
Tak lupa, Wabup Asep juga menyoroti pentingnya sikap dan kedisiplinan siswa sebagai faktor penentu keberhasilan di dunia kerja.
“Skill penting, tapi attitude itu kunci. Banyak perusahaan mengeluhkan soal disiplin. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.
Ia berharap SMK PK Budi Perkasa bisa terus menjadi contoh dalam mencetak tenaga kerja berkualitas yang mampu menjawab tantangan zaman, baik di tingkat lokal maupun global.
“Tenaga manusia masih sangat dibutuhkan industri, terutama untuk pekerjaan dengan spesifikasi tertentu. Karena itu, siswa harus dipersiapkan sejak dini,” pungkasnya. (*)











