Kabupaten Bekasi Masuk 5 Besar Nasional KKS 2025, Wakil Bupati Tegaskan Target Juara

Abdul Aziz

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memaparkan capaian Kabupaten Bekasi dalam verifikasi lanjutan ajang Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025 secara virtual dari Command Center Diskominfosantik.

Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memaparkan capaian Kabupaten Bekasi dalam verifikasi lanjutan ajang Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025 secara virtual dari Command Center Diskominfosantik.

SATUIN.COM. BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sehat dan layak huni dengan berhasil menembus nominasi lima besar tingkat nasional ajang Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat mengikuti verifikasi lanjutan secara virtual bersama tim pemerintah pusat lintas kementerian, di Command Center Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, Selasa (5/8/2025).

“Alhamdulillah, saya mewakili Bupati Bekasi menyampaikan paparan dan kita dinyatakan masuk nominasi lima besar nasional,” ujar Asep penuh rasa syukur.

Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras kolaborasi antara perangkat daerah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengimplementasikan program KKS. Namun, Asep tidak menutup mata bahwa masih ada catatan penting dari tim pusat yang harus segera diperbaiki, terutama soal kelengkapan dokumen pendukung.

“Kita sudah menerima masukan tentang kekurangan dokumen evidence yang harus segera dilengkapi. Kami pastikan akan ditindaklanjuti kurang dari 24 jam,” tegasnya.

Baca Juga :  TMMD 2026 Sasar Infrastruktur dan Sosial, Tri Adhianto Dorong Pembangunan Berkelanjutan Tepat Sasaran

Lebih dari sekadar ikut serta, Wakil Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Bekasi membidik posisi terbaik di KKS 2025.

“Target kita bukan hanya ikut, tapi harus menang,” katanya dengan keyakinan.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 3 juta jiwa dan status sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi menghadapi berbagai tantangan sosial dan lingkungan yang kompleks. Namun, tantangan ini justru menjadi motivasi untuk membuktikan bahwa pembangunan yang sehat dan berkelanjutan tetap bisa diwujudkan.

Salah satu indikator penting yang terus mendapat perhatian serius adalah penanganan stunting. Asep menyampaikan bahwa upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bekasi telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan peningkatan kinerja hingga 100 persen.

“Ini berkat komitmen bersama mulai dari pemerintah daerah, universitas, masyarakat, hingga organisasi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenag Dorong Penyuluh Agama Jadi Influencer Kebaikan di Media Sosial

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, menyampaikan bahwa hasil verifikasi ini menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh perangkat daerah.

“Harapan kami, verifikasi lanjutan ini menjadi dasar evaluasi agar program Kabupaten/Kota Sehat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Fadly menambahkan bahwa semua temuan kekurangan akan segera diperbaiki dan diintegrasikan dalam perencanaan serta penganggaran tahun berikutnya.

“Komitmen lintas sektor sangat krusial. Keberhasilan Kabupaten Bekasi tak lepas dari sinergi antara kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan peran aktif masyarakat. Semua pihak punya peran penting yang harus terus diperkuat,” pungkasnya.

Dengan semangat dan kerja sama yang solid, Kabupaten Bekasi optimistis mampu meraih predikat Swasti Saba Wiwerda sebagai kabupaten sehat dengan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Terlapor Bantah Tuduhan
SPB Perketat Pengawasan Jaringan Gas di Rawalumbu, Utamakan Keselamatan dan Keandalan Layanan
Menuju Kota HAM, Bekasi Siapkan Langkah Besar untuk Wujudkan Kota yang Lebih Nyaman dan Inklusif
Diduga Kuasai Dana Miliaran Rupiah, Kades Sarimukti dan Rekannya Dilaporkan ke Polisi
Geger! Bazar Ikan Bekasi Jadi Senjata Lawan Stunting, UMKM Olahan Laut Meledak Diminati Warga
Heboh! Kejari Kota Bekasi Musnahkan Barang Bukti 164 Perkara, Ganja 10 Kg hingga Ratusan Ribu Rokok Ilegal Lenyap
Kemenag Perkuat Sinergi Zakat untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan di Jawa Tengah
Kemenag Dorong Penyuluh Agama Jadi Influencer Kebaikan di Media Sosial

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:27 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Terlapor Bantah Tuduhan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:21 WIB

SPB Perketat Pengawasan Jaringan Gas di Rawalumbu, Utamakan Keselamatan dan Keandalan Layanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menuju Kota HAM, Bekasi Siapkan Langkah Besar untuk Wujudkan Kota yang Lebih Nyaman dan Inklusif

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00 WIB

Diduga Kuasai Dana Miliaran Rupiah, Kades Sarimukti dan Rekannya Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:23 WIB

Geger! Bazar Ikan Bekasi Jadi Senjata Lawan Stunting, UMKM Olahan Laut Meledak Diminati Warga

Berita Terbaru