PRS Mulai Menggunakan Kendaraan Listrik untuk Logistik

Gede Witana

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Satuin.com – Gejolak geopolitik global mulai berdampak ke sektor logistik di Indonesia. Fluktuasi pasokan dan harga BBM mendorong pelaku industri mencari solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Salah satu langkah nyata datang dari PT Primarajuli Sukses (PRS), anak usaha PT Ever Shine Tex Tbk, yang mulai mengoperasikan armada kendaraan listrik untuk distribusi logistik. Transisi ini didukung oleh KALISTA sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Ever Shine Group dalam menekan konsumsi energi fosil dan mendukung target net zero emission 2060. Saat ini, sekitar 70% kebutuhan energi perusahaan juga mulai dipasok dari energi terbarukan, termasuk PLTS.

Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, mengatakan penggunaan kendaraan listrik menjadi solusi atas ketidakpastian pasokan BBM.

Baca Juga :  Imbas Kenaikan Harga Minyak Mentah Dunia, Rupiah Kian Melemah

“Kami mulai mengadopsi EV untuk operasional distribusi. Dari hasil uji coba, efisiensi biaya bahan bakar bisa mencapai 40%,” ujarnya.

Sebanyak enam truk listrik kini digunakan untuk distribusi di rute Jakarta–Bandung. Armada tersebut melayani berbagai klien besar seperti Uniqlo, Shopee, hingga Gojek dan Grab.

Menariknya, PRS tidak perlu keluar investasi besar di awal. Mereka menggunakan skema fleet-as-a-service dari KALISTA, di mana seluruh kendaraan, perawatan, hingga sistem operasional ditangani oleh penyedia.

Di sisi teknis, armada yang digunakan terdiri dari truk listrik Foton E-Miller dan Foton E-Aumark. Sekali isi daya, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 200 km.

Pengisian baterai juga dinilai tidak mengganggu operasional. Untuk rute Tangerang–Bandung, pengisian dilakukan saat waktu istirahat dengan durasi sekitar 40 menit dari 20% ke 80%.

Baca Juga :  PT Indomobil National Distributor Akan Hadirkan Motor Listrik Leapmotor

Selain itu, seluruh armada telah terintegrasi dengan sistem manajemen berbasis digital milik KALISTA, sehingga operasional bisa dipantau secara real-time.

Direktur Pengembangan Bisnis KALISTA, Yoga Adiwinarto, menyebut penggunaan kendaraan listrik tak hanya menekan biaya energi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

“Dalam uji coba, efisiensi biaya operasional bisa mencapai 27% per bulan, sekaligus menekan emisi hingga 30%,” jelasnya.

Implementasi ini menjadi yang pertama di sektor tekstil dan dinilai berpotensi menjadi acuan bagi industri lain. Di tengah tekanan biaya energi dan tuntutan keberlanjutan, penggunaan kendaraan listrik di sektor logistik diprediksi akan semakin masif. (sat)

Berita Terkait

Tropicana Slim Kampanyekan Beat Diabetes Serentak di 35 Kota
Green SM Indonesi Dapat Pendanaan dari BCA Senilai Rp 600 M
XLSmart Luncurkan Paket Bertajuk BIZ Ultra 5G
HKI dan Wiralab Soroti Peran Strategis Laboratorium di Lab Indonesia 2026
BSN : Laboratorium Bukan Beban Biaya, Tapi Investasi Daya Saing
Indonesia Convention Exhibition Dorong Perkembangan Industri Laboratorium
Selama Mudik Lebaran, Lonjakan Penggunaan Layanan Data XL Meningkat 21%
Peduli Kelestarian Lingkungan, FOX Lite Hotel Cikarang Lakukan Aksi Earth Hour

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:47 WIB

Tropicana Slim Kampanyekan Beat Diabetes Serentak di 35 Kota

Sabtu, 4 April 2026 - 09:17 WIB

PRS Mulai Menggunakan Kendaraan Listrik untuk Logistik

Sabtu, 4 April 2026 - 09:14 WIB

Green SM Indonesi Dapat Pendanaan dari BCA Senilai Rp 600 M

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

XLSmart Luncurkan Paket Bertajuk BIZ Ultra 5G

Kamis, 2 April 2026 - 18:56 WIB

HKI dan Wiralab Soroti Peran Strategis Laboratorium di Lab Indonesia 2026

Berita Terbaru

Seorang petugas jalan tol memperlihatkan aplikasi Travoy di ponselnya, yang menyediakan informasi lalu lintas, tarif tol, hingga layanan darurat bagi pengguna jalan.

Jakarta

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik Lebaran 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:41 WIB