UPTD RPH Jatimulya Pastikan Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha Sesuai Standar Halal dan Kesehatan

Abdul Aziz

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan petugas UPTD RPH Jatimulya sedang melaksanakan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1446 H dengan standar halal dan pemeriksaan kesehatan hewan yang ketat, memastikan daging kurban aman dan berkualitas untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Warga dan petugas UPTD RPH Jatimulya sedang melaksanakan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1446 H dengan standar halal dan pemeriksaan kesehatan hewan yang ketat, memastikan daging kurban aman dan berkualitas untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

BEKASI, SATUIN.COM – UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Jatimulya, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, menggelar layanan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1446 H/2025 M dengan menerapkan standar ketat halal dan kesehatan hewan sesuai regulasi nasional.

Kepala UPTD RPH Jatimulya, H. Narsim, menegaskan bahwa seluruh proses pemotongan mengikuti SOP dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dan Bidang Kesehatan Hewan, berlandaskan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. RPH Jatimulya telah mengantongi Nomor Kontrol Veteriner (NKP), syarat wajib operasional yang menjamin kualitas layanan.

“Juru sembelih kami telah tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia sehingga proses pemotongan sesuai syariat dan higienis,” ujar H. Narsim, Jumat (06/06/2025).

Baca Juga :  Peringati HPSN, Wali Kota dan ASN Se-Kota Bekasi Kompak Bersih-Bersih Lingkungan dan Fasum

Pada hari pertama Idul Adha, dua gedung pemotongan di RPH aktif melayani hingga 30 ekor sapi per hari, dengan waktu proses rata-rata satu jam per ekor untuk sapi di bawah 400 kg. Jumlah petugas ditambah demi kelancaran mulai dari juru sembelih, pembersih organ dalam, hingga pemilah daging.

Selain itu, RPH menjalin kerja sama dengan pengusaha ternak yang menyediakan hewan kurban langsung di lokasi. Konsumen dapat memilih pemotongan di RPH atau pengantaran daging ke masjid/mushola sesuai jadwal yang disepakati.

Baca Juga :  Mohamad Hasyim Achmad: Dari Cibitung untuk Republik, Pejuang, Politisi, dan Pengusaha Nasionalis

Sebelum disembelih, setiap hewan menjalani pemeriksaan antemortem dan postmortem oleh petugas kesehatan hewan untuk memastikan daging layak konsumsi. Mayoritas penyakit yang ditemukan hanyalah cacingan ringan yang sudah terkendali.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi juga mengadakan pelatihan penyembelihan halal (Juleha) bagi para pengurus masjid/mushola serta mendorong pembelian hewan kurban dari peternak lokal.

“Kami berharap masyarakat makin sadar pentingnya pemotongan hewan kurban yang sesuai syariat dan sehat demi keamanan pangan dan keberkahan,” tutup H. Narsim. (*)

Berita Terkait

Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina
TP PKK Kota Bekasi Monitoring 6 SPM di Posyandu Kenari, Dorong Edukasi Vaksinasi dan Transformasi Layanan Terintegrasi
Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa
Apel Pagi, Wali Kota Bekasi Tegaskan ASN Produktif Saat WFH serta Jumat Bersepeda
IEE 2026 Surabaya Dorong Ekosistem Energi Industri
Wali Kota Bekasi Pantau WFH Sambil Gowes, Efisiensi Tembus Rp120 Juta
SMARTFREN Festival Rakyat 2026 Tasikmalaya, Dorong UMKM dan Perkuat Jaringan 4G
Musrenbang Bekasi 2027 Fokus Pemerataan, Prioritas Kesehatan hingga Infrastruktur

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:01 WIB

Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina

Selasa, 14 April 2026 - 10:59 WIB

TP PKK Kota Bekasi Monitoring 6 SPM di Posyandu Kenari, Dorong Edukasi Vaksinasi dan Transformasi Layanan Terintegrasi

Senin, 13 April 2026 - 11:03 WIB

Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa

Senin, 13 April 2026 - 10:00 WIB

Apel Pagi, Wali Kota Bekasi Tegaskan ASN Produktif Saat WFH serta Jumat Bersepeda

Jumat, 10 April 2026 - 13:13 WIB

IEE 2026 Surabaya Dorong Ekosistem Energi Industri

Berita Terbaru