BEKASI, SATUIN.COM – Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75, suasana di Museum Gedung Juang 45 Tambun Selatan kian ramai dipadati masyarakat dari berbagai kalangan.
Bangunan bersejarah di Jl. Sultan Hasanuddin No. 39 itu kini tak hanya menjadi saksi perjuangan, tetapi juga destinasi favorit warga untuk belajar, berwisata, hingga menggelar acara komunitas.
Museum ini dibuka untuk umum setiap Selasa–Minggu pukul 08.00–16.00 WIB, kecuali Jumat hanya sampai pukul 12.00 WIB, sementara Senin dan hari libur nasional tutup.
Selain wisata sejarah, area museum juga kerap digunakan untuk pertunjukan seni budaya, kunjungan sekolah, hingga acara komunitas. Fasilitas pun semakin lengkap, mulai dari musholla, toilet, kursi santai, kafe, hingga area UMKM yang menjual produk lokal Bekasi.
“Fasilitasnya lengkap dan ramah pengunjung. Menariknya, tiket masuk di sini gratis, cukup registrasi saja,” kata Wiki, tour guide Gedung Juang, Rabu (13/8/2025).
Sejak direvitalisasi pada 2021 oleh Pemkab Bekasi, museum ini tampil modern dengan sentuhan teknologi digital. Pengunjung bisa menikmati bioskop mini film sejarah, smart table interaktif, hingga cinema 3D yang menghadirkan pengalaman berbeda.
Tak hanya itu, beragam artefak asli sejarah Bekasi dipajang rapi dalam kotak kaca. Demi menjaga kelestarian, pengambilan foto dan video di area artefak dilarang.
Salah seorang pengunjung, Dira (26) asal Cikarang Selatan, mengaku bangga dan senang bisa datang ke tempat ini.
“Museum Gedung Juang 45 bukan hanya saksi sejarah, tapi juga ruang belajar yang menghibur dan mudah diakses warga Bekasi,” ujarnya.
Dengan tiket gratis, fasilitas lengkap, dan teknologi canggih, Museum Gedung Juang 45 kini bukan sekadar destinasi sejarah, melainkan juga ruang edukasi kekinian yang cocok untuk semua generasi.
Tak heran jika menjelang momen HUT RI dan HUT Bekasi tahun ini, museum kebanggaan warga Bekasi tersebut kembali viral dan ramai jadi perbincangan di media sosial.











