IEE 2026 Surabaya Dorong Ekosistem Energi Industri

Abdul Aziz

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 hadir memperkuat konektivitas industri energi dan manufaktur di Jawa Timur, dorong transisi energi dan investasi sektor kelistrikan.

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 hadir memperkuat konektivitas industri energi dan manufaktur di Jawa Timur, dorong transisi energi dan investasi sektor kelistrikan.

Surabaya, Satuin.com – Pertumbuhan kawasan industri di berbagai daerah mendorong meningkatnya kebutuhan energi, utilitas, hingga teknologi produksi. Menjawab kebutuhan tersebut, Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 memperluas jangkauannya dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya.

Ajang ini akan digelar pada 15–18 Juli 2026 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas industri energi dan manufaktur di kawasan regional, khususnya Jawa Timur dan Indonesia Timur.

Surabaya dipilih karena perannya yang semakin strategis dalam peta industri nasional. Bersama Gresik dan Sidoarjo, kawasan ini menjadi salah satu koridor manufaktur terbesar di Indonesia setelah Jabodetabek. Jawa Timur sendiri tercatat menyumbang sekitar 15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, aktivitas logistik di wilayah ini juga sangat masif. Mulai dari kawasan industri hingga distribusi melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menjadi simpul penting pergerakan bahan baku dan komponen industri ke wilayah Indonesia Timur. Tingginya aktivitas tersebut membuat kebutuhan energi dan kelistrikan yang andal semakin krusial.

Baca Juga :  Ajukan 284 Usulan, Musrenbang Kecamatan Bojomangu

Indonesia Energy Week Surabaya akan digelar bersamaan dengan dua pameran industri yang telah lebih dulu dikenal, yakni Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ekosistem industri yang saling terhubung, mulai dari teknologi produksi hingga kebutuhan energi dan utilitas.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya merupakan bagian dari pengembangan ekosistem industri yang lebih luas.

“IEE Series dibangun sebagai unified industrial marketplace. Di kawasan seperti Jawa Timur yang memiliki basis manufaktur dan logistik kuat, kebutuhan terhadap energi, kelistrikan, dan utilitas industri menjadi semakin penting,” ujar Hanung.

Menurutnya, penyelenggaraan di Surabaya membuka peluang interaksi yang lebih luas antara penyedia teknologi dan pengguna langsung dari sektor industri.

“Melalui Surabaya, perusahaan dapat bertemu langsung dengan pelaku industri manufaktur, agrikultur, hingga utilitas. Ini menciptakan diskusi yang lebih kontekstual terkait kebutuhan energi di kawasan ini,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraannya, Indonesia Energy Week Surabaya menargetkan sekitar 3.000 pengunjung profesional. Ajang ini juga akan menghadirkan dua pameran utama, yakni Electric & Power Indonesia serta Water Indonesia.

Baca Juga :  Meski Diguyu Hujan, Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Terpilih Semangat Jalani Gladi Pelantikan

Electric & Power Indonesia akan menampilkan teknologi kelistrikan, mulai dari sistem distribusi dan transmisi, pembangkit listrik, energi baru terbarukan, hingga solusi efisiensi energi. Sementara Water Indonesia fokus pada teknologi pengolahan air, filtrasi, hingga solusi konservasi air untuk kebutuhan industri.

Tak hanya pameran, rangkaian acara juga akan menghadirkan forum diskusi bertajuk Surabaya Electric Forum 2026 dengan tema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition.”

Forum ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN Group, Dinas ESDM Jawa Timur, akademisi, hingga pelaku industri dan lembaga pembiayaan.

Topik yang dibahas meliputi implementasi RUPTL 2025–2034, pengembangan energi baru terbarukan, keandalan pasokan listrik, hingga peluang investasi di sektor ketenagalistrikan.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia Energy Week Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang strategis untuk mendorong transisi energi serta penguatan ekosistem industri berkelanjutan di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Lab Indonesia 2026 Digelar di ICE BSD, ILKI Soroti Inovasi Teknologi Laboratorium
Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 300+ Perusahaan dari 16 Negara
Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina
TP PKK Kota Bekasi Monitoring 6 SPM di Posyandu Kenari, Dorong Edukasi Vaksinasi dan Transformasi Layanan Terintegrasi
Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa
Apel Pagi, Wali Kota Bekasi Tegaskan ASN Produktif Saat WFH serta Jumat Bersepeda
Wali Kota Bekasi Pantau WFH Sambil Gowes, Efisiensi Tembus Rp120 Juta
SMARTFREN Festival Rakyat 2026 Tasikmalaya, Dorong UMKM dan Perkuat Jaringan 4G

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:30 WIB

Lab Indonesia 2026 Digelar di ICE BSD, ILKI Soroti Inovasi Teknologi Laboratorium

Rabu, 15 April 2026 - 11:21 WIB

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 300+ Perusahaan dari 16 Negara

Selasa, 14 April 2026 - 11:01 WIB

Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina

Selasa, 14 April 2026 - 10:59 WIB

TP PKK Kota Bekasi Monitoring 6 SPM di Posyandu Kenari, Dorong Edukasi Vaksinasi dan Transformasi Layanan Terintegrasi

Senin, 13 April 2026 - 10:00 WIB

Apel Pagi, Wali Kota Bekasi Tegaskan ASN Produktif Saat WFH serta Jumat Bersepeda

Berita Terbaru

Seorang petugas jalan tol memperlihatkan aplikasi Travoy di ponselnya, yang menyediakan informasi lalu lintas, tarif tol, hingga layanan darurat bagi pengguna jalan.

Jakarta

CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Saat Mudik Lebaran 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:41 WIB