Satuin.com, Jakarta – Sejak Kamis, 30 April 2026 hingga Jumat, 1 Mei 2026 atau hari pertama libur panjang Hari Buruh 2026, Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat kenaikan volume lalu lintas (lalin) di Ruas Tol Regional Nusantara. Tercatat total volume lalin di tiga Ruas Tol Regional Nusantara sebanyak 181.962 kendaraan, meningkat sebesar 11,84% dibanding lalin normal yaitu 162.701 kendaraan.
Adapun rincian volume lalin di tiga Ruas Tol Regional Nusantara yang tercatat hingga hari pertama libur panjang Hari Buruh 2026 adalah sebagai berikut:
1. Ruas Tol Balikpapan–Samarinda: tercatat volume lalin sebesar 21.657 kendaraan atau meningkat 5,4% dari volume lalin normal yakni 20.548 kendaraan.
2. Ruas Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa: tercatat volume lalin sebanyak 125.030 kendaraan melintas atau meningkat 8,09% dari volume lalin normal yakni 115.673 kendaraan.
3. Ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan: tercatat total volume lalin sebesar 35.275 kendaraan atau meningkat 33,21% dari total volume lalin normal yakni 26.480 kendaraan. Tercatat sebanyak 20.826 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 50,23% dibanding total volume lalin normal yaitu 13.863 kendaraan. Sementara itu, sebanyak 14.249 kendaraan tercatat meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 35,4% dibanding total volume lalin normal yaitu 12.479 kendaraan.
Jasa Marga terus memastikan kesiapan layanan operasional dan informasi jalan tol tetap optimal guna mendukung kelancaran perjalanan selama periode libur Hari Buruh 2026. Upaya ini dilakukan melalui kesiagaan petugas di lapangan serta penyediaan informasi lalu lintas yang akurat agar pengguna jalan dapat berkendara dengan aman dan nyaman.
Guna mendukung kelancaran tersebut, pengguna jalan diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan pengemudi dalam keadaan prima. Pengguna jalan juga diminta mengecek kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan, serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau lalu lintas secara real-time melalui fitur CCTV demi perjalanan yang lebih terencana.











